Pekan Tarbiyah yang diselenggarakan oleh Majelis Budaya Rakyat (MBR) dan Asosiasi Nasyid Nusantara (ANN), tanggal 25-27 Juli 2008 di GJRS Bulungan, Kebayoran Jakarta Selatan (dekat Blok M Plaza, Kejaksaan Agung RI, SMU 6 Jkt dan SMU 70 JKT). Pekan Tarbiyah yang berlangsung selama 3 hari menyuguhkan berbagai acara seperti talkshow, pameran foto KH Rahmat Abdullah (inspirator film Sang Murabbi), bazar, lomba, nasyid dan pemutaran perdana film Sang Murabbi.
Pemutaran film Sang Murabbi sekaligus menjadi acara penutup dari serangkaian Pekan Tarbiyah. Pemutaran film perdana ini gratis untuk umum. GJRS yang disediakan sampai tidak dapat menampung penonton. Pemutaran film berdurasi 1 jam dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama pk 16.30-18.00 dan sesi kedua pk 19.00-20.30. Pada sesi kedua undangan yang hadir merupakan undangan khusus. Nonton bareng ini dihadiri pula oleh DR. Hidayat Nur Wahid, Pak Tifatul Sembiring, Ust.Ridwan.
Film terbitan Majelis Budaya Rakyat tidak ditayangkan di bioskop karena keterbatasan dana. Tentu saja film yang diputar di bioskop membutuhkan dana promosi yang tidak sedikit. Dengan pertimbangan sana-sini akhirnya diputuskan tidak diputarkan di bioskop. Jika ingin melihat versi lengkap film sang Murabbi dapat memesan VCD/DVD nya di sini. Bagi Sobat Yang Ingin Melihat Cuplikan Film “Sang Murrobi” durasi 9 menit dapat dilihat di sini
Pastikan sobat segera menonton filmnya. Pesan VCD/VDV nya sekarang. Ada banyak hal yang bisa kita dapat dari sana. Bagaimanakah sesungguhny asosok guru yang baik? bagaimana manusia harus berfikir, bersikap dan bertindak? untuk apa berdakwah? mengapa semangat berdakwah kadang naik kadang turun?
Semua pertanyaan itu InsyaAllah dapat terjawab dari film tersebut. Jika sobat ingin mengikuti jejak Sang Murabbi, simak betul per bagiannya.
Semoga bermanfaat

21 tanggapan so far ↓
yellashakti // Juli 28, 2008 pada 5:41 pm |
aku juga ikutan nonton
2 sesi malah
sesi 1 sama temen2, sesi 2 sama kakak,,pada nangis semua deh,,minimal netes2, temenku malah pada sesenggukan,,, tapi semangatnya ust. Rahmat patut kita semaikan dalam diri
semangatpersaudaraan // Juli 28, 2008 pada 5:56 pm |
# yella
alhamdulillah kalo kita dapat manfaat dari situ,,makasih udah berkunjung, mohon maaf blog baru launching, belum sempurna, saya menanti saran dan kritikan
kimia // Juli 28, 2008 pada 5:57 pm |
asalamualaikum wr.wb ukhti
sy dateng ke pekan tarbiyah pas hari minggu doank,,
rame banget, beda sama 2 hari sebelumnya yg katanya sepi banget,,,kapan-kapan kalo ada acara lagi kasih tau ya,,sukron
mainanedukatif // Juli 29, 2008 pada 12:46 am |
subhanallah jika kita bisa belajar dari film, dakwah memang bisa dilakukan dengan berbagai cara, lewat seni budaya seperti yang dilakukan MBR, menulis di blog, pementasan drama, dan lain-lain. Yang penting cara-cara tersebut tidak keluar dari aturan. Salam kenal
semangatpersaudaraan // Juli 29, 2008 pada 1:00 am |
# kimia
waalaikum slam wr.wb,
selamat datang di blog saya yang sederhana dan baru ini, semoga memberi manfaat ya…InsyaAllah akan saya pasang berita atau oengumuman yang akan diadakan dalam kategori events. Sering mampir ya
semangatpersaudaraan // Juli 29, 2008 pada 1:43 am |
# mainanedukatif
alhamdulillah jika sobat dapat mengambil ibroh dari sebuah film, InsyaAllah menonton film ini banyak ilmu yang di dapat, salam kenal, selamat datang di blog saya
kakanda // Juli 29, 2008 pada 2:24 am |
bagus lah, tidak diputar di bioskop.
semoga “ust. Rahmat” masih di sekitar kita
semangatpersaudaraan // Juli 29, 2008 pada 3:20 am |
# kakanda
selamat datang kakanda di blog saya, kalo diputar dibioskop selain memakan banyak biaya, tentu juga film ini terlalu idealis, hampir tidak ada sisi komersilnya, tentu akan sulit menutupi biaya produksinya, begitu kira-kira, terima kasih sudah berkunjung
ahsinmuslim // Juli 29, 2008 pada 4:06 am |
jadi penasaran pingin nonton…
semangatpersaudaraan // Juli 29, 2008 pada 2:52 pm |
# ahsinmuslim
pesen aja VCD nya di sini
http://zul3.multiply.com/journal/item/15/FILM_SANG_MURABBI_PENAWARAN_UNTUK_PEMESANAN_VCD_ATAU_DVD?&item_id=15&view:replies=threade
Sa'ad // Agustus 3, 2008 pada 4:58 am |
Assalamu’alaikum wr.wb
Akhi wa Ukthi fillah , semoga nasyid dari Izzis ini menjadi penguat semangat kita untuk tetap melangkah kaki di jalan dakwah sampai syahid menjemput, Insya Allah.
http://www.ziddu.com/download.php?uid=baqilpetaaycluKnZ6qhkZSrZKqfmJqs7
Allahumma firlahu,warhamhu, wa afihi wafu’anhu.
Allahumma la tahrimna ajrahu walaa taftina ba’dahu, waghfirlana walahu
Allahumma Amin
Wassalamu’alaikum wr.w,b
ma2nn_smile // Agustus 3, 2008 pada 6:05 am |
waduh…… jadi pengen ikutan nonton…… hiks:’( hiks:’(
kalo pesen mbayar gak?…
thx udah kunjung….
Tigis // Agustus 3, 2008 pada 9:27 am |
kirain film import dari judulnya. Ternyata film produksi dalam negeri yah
Thx uda visit ya. Binun koq komennya sama dgn komen mbak Yella di blog gue
semangatpersaudaraan // Agustus 3, 2008 pada 2:36 pm |
@ Sa’ad
waalaikum salam wr wb, blog ini saya buat untuk menyatukan persaudaraan sesama muslim walau berasal dari perbedaan pemahaman
TErima kasih hadiah nasyidnya mas Sa’ad, semoga kita senantiasa diberi semangat.amin
semangatpersaudaraan // Agustus 3, 2008 pada 2:38 pm |
@ manis alias maman smile
harga pemesanan Rp 50.000, inden , langsung dikirim ke rumah, ga pake ongkos kirim. atau pesen di saya saja, nanti saya sampaikan ke panitia..oke?
semangatpersaudaraan // Agustus 3, 2008 pada 3:00 pm |
@ Tigis
film itu produksi temen-temen seniman, budayawan, orang2 film, editor, sutradara, dll yang sehari2 bekerja di PH terkenal di Indonesia. Film mereka udah mewarnai industri perfilman tanah air. Dengan semangat kebangkitan islam dibuatlah film tersebut agar umat islam semangat lagi menjalin ukhuwah umat islam yang selama ini terpesah belah
Ahmad Lukman // Agustus 3, 2008 pada 3:18 pm |
baru mulai nulis tapi dah rame dengan komentar. keep posting!
IKIP juga? Jurusan n angkatan?
semangatpersaudaraan // Agustus 3, 2008 pada 3:37 pm |
@ahmad Lukman
cuman mampir kul akta 1 tahun doank, Lembaga Akta Mengajar FIP, tapi gw sempat ikut FIDE : Forum Ide Kita tempat nongkrongnya anak2 yang demen nulis, abang angk berapa? pastinya dah senior ya
walau bentar UNJ meninggalkan memori indah
Farijs van Java // Agustus 4, 2008 pada 5:29 am |
yah, sudah dari awal pengen nonton. tapi pas hari H malah kelupaan. buhuhu…
bagus ya emang?
(^_^)v
achoey sang khilaf // Agustus 5, 2008 pada 9:00 am |
aku belum nonton
aku rindu sang murobbi
semangatpersaudaraan // September 1, 2008 pada 12:05 pm |
# Farijs : kelupaan? gak papa kok, nonton filmnya saja, lagipula bulungan jadi penuh
# Achoey : beli donk VCD nya, pesen di saya bisa