Pikiranku melayang selama beberapa menit, sambil melihat layar monitor di depanku. Windows media player yang menyediakan gambar abstract membuat mataku berhenti sejenak. Pandanganku berhenti sejenakselama beberapa menit. Sampai pm di YM aku tinggalkan sejenak, justru malah lagi ngomongin hal penting.
SEtelah itu tiba-tiba aku merasa fresh. Sepertinya nyawa ini terkumpul kembali. Subhanallah, … aku merasakn hidupku kian berat. NAmun aku juga merasakan nikmatnya menjadi seorang perempuan dewasa. Sangat nikmat ya allah. aku bisa jadi sandaran dan tempat mengadu orang-orang dekatku. Menelusuri lorong hati mereka yang penuh lubang hitam. Aku menikmatinya. Aku tersanjung diijinkan masuk ke sana. Memahami segala resah yang mendengung di kepala. Dengungannya makin lama makin berputar mirip sebuah badai yang berputar di kepala.
And the storm come again…. the storm attacked me this afternoon when we were staying in discuss. Ya Allah …. what this is. Aku seperti di ujung hidup. Sama dengan salah seorang saudariku yang sedang melawan penyakitnya. Sama-sama ada di ujung kerapuhan, dan menyerahkan segala kerapuhan ini kepada-Nya. Membiarkan sang waktu berpihak padaku. Ya Allah bolehkan aku merasa lelah? sebentar saja. Aku ingin beristirahat dari semua ini. Aku telah berusaha semampuku.
Masih terdengar juga sesekali tembok di rumah ini menangis memantulkan suara kegetiran. Seminggu lalu terdengar lagi suara-suara mengerikan, dan membuat dua hari kedepan serasa suram. Suara-suara itu mengacaukan seluruh rongga sel. Membuat kepala terasa berdentam keras.
Ya Allah, badai apa ini? Sang pemilik kekuatan, berikanlah kekuatan hati untukku melaluinya. Berikan aku waktu yang banyak agar aku dapat berbuat banyak hal bermanfaat untuk dunia dan akhirat. Amin

2 tanggapan so far ↓
layanglayang // Desember 18, 2008 pada 3:50 pm |
amin…
yellashakti // Desember 18, 2008 pada 5:23 pm |
amin