Teman, saat ini aku sedangĀ bimbang menentukan arah berjalan. Tetaplah di sampingku karena siapa tau perjalanan kita kali ini banyak hal yang indah. Banyak ibrah yang bisa kita ambil.
Teman, kehilangan cinta, tertolak, berduka, rasa pahit, kecewa , ditinggalkan memang tak enak. Namun pil pahit kehidupan itu harus kita telan untuk mendapatkan hikmahnya dan segera membuat kita dewasa. Setiap kejadian di dunia ini telah dibuat berpasangan. Bersiaplah dengan pil manis karena pil pahit akan selalu tersedia untuk kita telan.
Teman, tetaplah di sampingku…karena mungkin saja kisah kali ini mungkinĀ beda. Aku tau kau disana sedang menyiram benih-benih cinta. Agar selalu membuat kita kuat saat terserang badai prahara. Agar selalu ada cinta si setiap kepedihan.
Hari ini kita baru kembali dari perjalanan pajang yang melelahkan. Namun sungguh tak membuat kita lantas berhenti sampai di sini saja. Masih banyak cinta yang belum terungkap dibalik kebencian2 yang kita rasakan.
Tetaplah di sampingku

0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.