aku menemukanmu di jalanan kehidupan. sendirian kesepian. wajahmu penuh dengan debu dan kotoran. tak tau tujuan. sungguh menyedihkan.. Lalu kita mengobrol bersama membuat lingkaran yang saling bersinggungan. secangkir teh pait hanyalah sebuah alasan agar kita duduk bersama. sejatinya bukan enaknya teh yang membuat kita berlama-lama …
namun kedua lingkaran itu sudah saling bersinggungan membentuk irisan pikiran yang sama. aku dan dirimu. dua hal berbeda, dua dunia berbeda, namun rasanya seperti satu.
aku melihat oase dalam hidupmu, dan kamu melihat oase dalam hidupku. pikiran kita saling berlomba untuk memahami satu sama lain. seperti perlombaan detik dan menit menuju hitungan jam.hanya ada aku, kamu, dan kita…mereka hanyalah angin lalu saja. mereka tak layak menghancurkan pondasi kepercayaan yang telah kita bangun. tiba-tiba hidup kita terasa meriah. cerah. bersemangat. gila. lepas. nyaris tanpa beban. namun tetap pada frame yang sudah kita sepakati.
****** oahemmmm udah ngantuk, thx for the inspired ya D***
